26 Mei 2012 Hari Pengumuman Kelulusan Ujian Nasional Tingkat SLTA di Reteh

Pulau Kijang – RetehOnline.com, 26 Mei 2012 menjadi tanggal pengumuman kelulusan siswa
dan siswi tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) se Indonesia.  Begitu juga untuk siswa siswi SLTA sederajat
di Pulau Kijang sekitar, menyambut hari itu dengan penuh kegugupan, bertanya – Tanya
apakah berhasil lulus atau tidak lulus sehingga harus mengulang pada tahun
depan.  Sebagaimana informasi yang
didapat dari kepala sekolah, daerah Indragiri Hilir meraih hasil kelulusan
siswa siswi pada Ujian Nasional (UN) 2011/2012 tingkat SLTA Sederajat dengan
hasil memuaskan yakni hampir seratus persen.

Retehonline.com
mengunjungi salah satu SLTA di Pulau Kijang yakni Madrasah Aliyah DDI Pulau
Kijang, untuk menghadiri acara pengumuman kelulusan.  Pengumuman kelulusan dilakukan sekitar pukul
16.00 waktu setempat, dimulai dengan sambutan kepala sekolah, sambutan
perwakilan yayasan, kemudian doa dan diakhiri dengan acara pembagian surat
berisi informasi lulus ataupun tidak lulus.
Surat ini dimasukkan dalam sebuah amplop putih, dimana di dalamnya
terdapat pula Surat Tanda Kelulusan (STK).
STK ini berguna untuk bukti tanda kelulusan ketika akan mengurus berbagai
hal menyangkut akademik sebelum mendapatkan Ijazah.

Tiba
lah saatnya kepala sekolah memberikan Amplop berisi Informasi Lulus tidak
Lulus.  Siswa dan siswi tegang, tidak sedikit
yang mengkerutkan dahi mengisyaratkan ketakutan akan tidak lulus.  Satu persatu siswa dipanggil berdasarkan
absen dan diberikan Amplop informasi tersebut.
Kepala Sekolah menginstruksikan amplop dibuka secara bersama – sama.  Setelah pembagian selesai, kepala sekolah pun
mempersilahkan siswa siswi untuk membuka amplop tersebut.  Serentak mereka berucap “Bismillah
hirrohmanirrohim”, dan ternyata setelah mereka melihat hasil yang mereka dapat
merekapun bereaksi berbeda – beda.  Ada yang
langsung menjerit, ada yang tenang saja dan tentunya berucap “Alhamdulillah”.
ternyata Keseluruhan siswa dinyatakan lulus.

Masing
– masing Kepala Sekolah tingkat SLTA sederajat dilingkungan Reteh juga meneruskan
himbauan dari Kapolsek Reteh yakni siswa siswi dilarang melakukan konvoi
kendaraan dan mencoret – coretkan pakaian.
Namun dalam kenyataannya beberapa sekolah di kota Pulau Kijang tetap
melakukan konvoi walaupun bentuknya sporadis.
Ketika salah satu siswa ditanya kemana melanjutkan setelah luluh ini,
salah satu siswa berucap “Mungkin ke Pekanbaru bang…” ternyata Pekanbaru masih
menjadi daya tarik siswa dan siswi asal Reteh untuk meneruskan pendidikannya. SY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *